Sajak Lepaskanlah – Tere Liye


Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang.
Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan.
Lepaskanlah, maka semoga kita menyadari tidak ada sesuatu yang sesungguhnya kita miliki.

Kemampuan melepaskan, melupakan, membiarkan atau apapun orang menyebutnya adalah salah-satu akar penting dari pohon kehidupan.

Jangan dipaksakan, jangan digigit terus, lepaskanlah. Maka biarkan pohon kehidupan kita tumbuh besar, kokoh, rimbun dan berbuah.

Apapun itu, baik kejadian menyakitkan, tindakan aniaya orang lain, pengkhianatan, atau hal-hal kecil seperti ketinggalan bus, kehilangan buku, kaki bengkak terantuk ujung meja, lepaskanlah.

Apapun itu, baik kehilangan seseorang yang penting, padamnya perasaan, kekecewaan menunggu, gagal ujian, atau hal-hal kecil seperti kehabisan menu favorit, disenggol motor, komen tidak direply, lepaskanlah.

Jangan keukeuh dipegang buah busuknya. Jangan ngotot disimpan bisul kejadian tersebut di hati, lepaskanlah, maka kita akan melihat kesempatan baru, penjelasan baru, atau sekadar kesegaran suasana baru.

Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang.
Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan.
Lepaskanlah, maka semoga kita menyadari tidak ada sesuatu yang sesungguhnya kita miliki.

Kadang Kita Lupa – Tere Liye


Kadang kita lupa
Ketika seseorang hadir dalam hidup kita,
Bukan berarti dia akan selalu bersama kita
Kadang kita lupa,
Boleh jadi tujuan terbesarnya adalah agar kita belajar
Dari hal menyakitkan dan menyenangkan
Saat dia telah pergi kemudian

Ketika sebuah masalah melingkupi kita
Bukan berarti kita bisa mengatasinya segera,
Seperti minum obat langsung cespleng
Kadang kita lupa,
Boleh jadi tujuan terbesarnya adalah agar kita bersabar
Menjadi lebih kuat dan kokoh
Untuk menghadapi masalah lebih besar lagi

Banyak sesuatu yang terlihat
Tapi sejatinya bukan demikian kelihatannya
Seringkali sesuatu yang kita pahami
Namun sesungguhnya tidak begitu hakikatnya

Misalnya,
Jatuh cinta itu kadang memang mudah
Tapi menjaganya abadi adalah sejatinya
Cinta pertama itu memang indah
Namun cinta terakhir selama-lamanya adalah hakikatnya

Semoga kita tidak melupakan yang satu ini.

mati

Repost: Tere Liye

Botol Segala Menyakitkan – Tere Liye


Setiap kali kita merasa disakiti,
Setiap kali itulah semua perasaan sakit itu tersimpan di dalam botol
Lantas botol-botol itu menggelayut di leher kita
Berat dan memberatkan
Berbunyi gemerincing kemana saat kita melangkah
Membuat sulit maju, sulit tidur, membebani
Itulah botol-botol kesedihan

Maka, jika itu yang terjadi, Kawan
Mari pergilah ke sebuah pantai yang indah
Bermalam hingga pagi tiba
Berdiri dengan buih ombak menjilat betis
Lantas, bersama kilau sunrise membungkus bumi
Ayo, satu botol dilepaskan ke ombak
Botol berisi ucapan-ucapan jahat yang kita terima dari orang lain
Maafkanlah semua kalimat menyakitkan
Biarkan ombak membawanya pergi

Bersama lengking camar pagi hari,
Lepaskanlah botol-botol lain yang tersisa
Botol fitnah, makian, hinaan, salah sangka, menjelek-jelekan
Juga botol dilupakan, disia-siakan, dianiaya, ketidakadilan
Pun botol dikhiantai, ditinggalkan
Biarkan, biarkanlah ombak membawanya jauh
Dan kita bisa tegak tanpa beban di leher lagi
Memulai hari baru dipagi yang menakjubkan

Lakukanlah
Karena hidup terlalu singkat dan terlalu berharga
Untuk menyimpan botol-botol menyakitkan tersebut

images52

Repost: TereLiye