Dingin Bromo Yang Memeluk Rindu


Dingin Bromo mungkin sanggup membekukan jemari, membuat siapa saja lebih memilih berlama-lama dibawah selimut dibandingkan berlari keluar dimalam hari, membuat hujan yang sudah dingin akan terasa lebih dingin. Namun dingin ini yang membuat siapa saja akan rindu untuk kembali lagi kesana. Memeluk dingin dalam heningnya malam Bromo.

Bromo, 25 Januari kemarin, tidak ada lagi yang mampu saya rasakan selain dingin. Hari itu saya memulai perjalanan menuju gunung dengan pesona terindah sepanjang masa. Bersama 5 orang teman lainnya, Avanza veloz putih melaju dengan gagah menembus berderet-deret mobil sepanjanga jalan Sidoarjo – Bromo. Iya saya berangkat dari Sidoarjo, waktu itu pukul 19.30 WIB.

Malam itu saya begitu menikmati jalanannya yang berliku-liku. Maklum, terakhir kali saya ke Bromo ketika saya masih duduk dibangku Sekolah Dasar, sudah sangat lama, dan kali ini saya tidak ingin menyia-nyiakan perjalanan ke sana. Tikungan-tikungan tajam yang biasanya hanya saya lihat melalui permainan Need For Speed, hari itu saya mengalaminya. Saya tidak pegang setir, tapi cukup dengan ikut melihat kedepan, melihat sendiri bagaimana tikungan tajam menanjak dilalui mobil yang saya tumpangi, dan saya merasakan bagaimana deg-degan melalui jalanan seperti itu.

22.30 WIB, saya sudah sampai di sana. Memang belum mencapai puncak, namun tempat itu adalah batas terakhir mobil pribadi boleh masuk. Karena masih terlalu lama untuk menunggu fajar, maka kami memutuskan untuk menyewa sebuah rumah penduduk. Rumahnya tidak terlalu besar, memiliki 2 kamar tidur lengkap dengan kamar mandi dalam, 4 tempat tidur besar, dan 2 ruang tamu, rasanya rumah ini cukup besar untuk kami berenam. Dengan harga yang tidak terlalu mahal, Rp 400.000,-, kami bisa sejenak meluruskan kaki dan merebahkan punggung setelah perjalanan jauh.

IMG_1781

Sembari menunggu pagi, kami mengisi perut yang sedari tadi sore belum terisi apapun. Seperti biasa, makanan favorit di daerah dingin seperti ini adalah makanan berkuah panas dan cepat saji. Dan inilah yang kami pesan. Mie Cup yang matang cukup dengan disedu dengan air panas selama 10 – 15 menit.

Kalian tidak akan pernah merasakan kenikmatan seperti ini jika memakan mie cup di rumah. Disini meski belum menginjak dini hari, hawa dingin sudah memeluk tubuh sedikit demi sedikit. Dingin yang tidak bisa dilawan, tidak bisa ditolak, hawa dingin yang tiba-tiba menyergap tanpa bertanya apakah kita mau bersamanya. Tetapi canda tawa, mie cup, dan segelas kopi panas, ditambah dengan foto-foto, semua itu mampu mengusir dingin yang sempurna bercampur dengan udara disekeliling.

IMG_1769

Setelah mie cup tandas, segelas kopi habis, canda tawa hilang, dan sesi foto selesai, kami hanya tinggal menunggu pagi. Merebahkan punggung yang mulai lelah karena perjalanan, meluruskan kaki yang sedikit terasa linu karena dingin. Dan kami pun terlelap dalam buaian hangat selimut masing-masing.

Disini kalian tak perlu khawatir akan bangun kesiangan. Sebelum memesan makanan tadi, kami sudah berpesan kepada Bapak yang menyewakan jeep dan rumah untuk membangunkan kami pukul 03.00 WIB. Waktu dimana semua perjalanan menyenangkan sesungguhnya di Bromo akan dimulai. Waktu penanjakkan bersama puluhan batu, tumbuhan, dan edelweis yang abadi.

Bersyukur Tuhan tidak hanya menciptakan dingin, namun juga memberikan hangat. Yang saat ini sedang merasa Tuhan tidak adil. Tolong dipikirkan kembali.

Cerita ini tidak berhenti sampai disini. Karena Bromo menyimpan banyak cerita menyenangkan yang menarik untuk ditulis. Ikuti terus ya.

IMG_1779

IMG_1774

Cantik dan Indah, Itulah Indonesia


sunrise in bromo2

Saya bekerja disebuah travel agent di kota saya tinggal. Tidak besar, masih kecil, tapi ya disitu saya bekerja. Namanya Mekarsari Tours & Travel.

Akhir-akhir ini saya ditugasi membuat tulisan dan video tentang traveling.  Ini adalah pekerjaan yang menyenangkan, saya seperti melakukan traveling maya, padahal saya hanya terus duduk di depan komputer. Mengenal Indonesia dan seluruh tempat-tempat wisatanya.

Narablog tau? Satu kota di Indonesia bisa memiliki lebih dari sepuluh tempat wisata. Pertama kali menulisnya, mencari datanya, saya sempat terheran-heran. Saat ini saya baru menulis tentang tempat wisata di kota-kota di Jawa Timur. Sidoarjo sudah selesai saya kerjakan. Kemudian saya merambah ke Gresik, ternyata di kota pudak itu banyak sekali tempat wisatanya. Mulai dari religi, alam, dan lainnya. Subhanallah. Indonesia ini kaya ya… Saya sampai kualahan, dan memutuskan untuk menulis sebagian dulu tentang tempat wisata di Gresik, kemudian menulis yang lain, agar merata.

Dan sampai suatu saat, ketika saya tengah googling tentang wisata Indonesia. Saya menemukan blog milik Marcus, seorang Finlandia. Beberapa waktu entah kapan dia sempat tinggal di Indonesia, dan dia menulis banyak hal tentang negeri tercinta ini. Ini blog nya si Marcus >> A Finn In Indonesia

Setelah puas membaca blog milik Marcus, saya jadi kepikiran untuk membuat video tentang Indonesia. Bahwa Indonesia ini memiliki segala sesuatunya yang bikin kangen. Keindahan pemandangannya, cantik mataharinya, makananya, budayanya, dan orang-orangnya. Semuanya yang ada di Indonesia selalu bikin kangen. Mau lihat video nya? Nanti saya kasih link nya ya, Narablog…

Andai saya bisa bertemu Marcuss.. saya akan bilang, terimakasih telah menyukai Negeri saya. Ya.. meski masih banyak orang jahat yang merampok uang rakyat di negeri ini, tapi saya tetap sayang sama Indonesia. Karena diantara sepuluh orang, hanya ada satu yang jahat. Jadi di Indonesia pasti masih banyak orang baik. Pasti.

Dan saya merasa beruntung sekali bisa bekerja di Mekarsari Tours & Travel. Karena disini saya bisa mengenal banyak sekali tempat – tempat wisata di Indonesia dan luar negeri.

Jadi temen-temen Narablog, saya mau sekali ngiklan nih.. kan udah tau nih saya kerja di travel agent, jadi kalau misalnya Narablog sekalian ada yang butuh tiket pesawat, butuh bikin passpor, atau pingin tour ke manapun khususnya ke Jawa Timur, saya bisa banget ngebantuin Narablog sekalian, dan tentu saya akan sangat merasa senang sekali. Jadi Narablog bisa langsung Call: 031 8063000, dan cari Annisa, terus bilang deh pingin liburan kemana atau mau terbang kemana. Ditunggu ya Narablog.. hehehehe

Ini dia video yang saya bikin

Jakarta, be nice to me – Day 1


ini sudah pukul 00.28, 26 Juni.  Saya belum bisa tidur. Akhirnya saya putuskan untuk menulis saja. Anggaplah tulisan ini diposting tanggal 25 Jun 2013, jadi saya bisa bercerita menggunakan kata ‘Hari Ini’.

Hari ini saya melakukan sebuah perjalanan lagi. Kalau awal Juni narablog baca tulisan saya yang berjudul “Journey To Bandung”,  kali ini saya melakukan perjalanan ke kota tetangga Bandung, Jakarta.

Kali ini saya tidak pelesir ke Jakarta. Melainkan tugas menghadiri sebuah exhibition industri-industri dari Korea. Oh iya, event yang mengadakan adalah Kotra (Korea Business Center). Jadi semuanya free.

Apa yang istimewa dihari pertama perjalanan saya ke Jakarta? Tidak ada yang istimewa. Seperti biasa, ke Bandara, kumpul dengan peserta Kotra lainnya, check in, kemudian menunggu di gate lion air menunggu jam terbang 15.34.

Kalau saya bilang perjalanan ini tidak istimewa, mungkin iya karena hanya perjalanan ke luar kota saja. Tapi bukan sebuah perjalanan kalau tidak menyenangkan. Oh ya? Apa yang menyenangkan? Karena saya banyak bertemu orang-orang baru. Dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang hebat.

Kalian tau siapa aja? Mulai dari pengusaha yang masih merintis, ibu dokter gaul, ibu dokter bersahaja, guru manis, guru cerdas, dirut perusahaan perhiasan, sampai pengusaha IT. Orang-orang hebat kan? orang-orang yang banyak pengalaman. Berbagi cerita dengan mereka adalah hal yang menyenangkan. Mereka adalah orang-orang hebat yang low profile. Dan saya merasa beruntung berada diantara mereka.

Oh iya, selama dua hari kedepan, saya menginap di Hotel The Sultan yang dekat dengan Senayan. Ini merupakan salah satu hal yang menyenangkan. Berada di hotel bintang 5 dengan fasilitas (yang menurut saya) mewah. Dengan fasilitas one room one person. Saya bisa tidur dengan berbagai gaya. Hihihi.

Besok ada apa ya kira-kira? Yang jelas besok pasti lebih seru. Karena saya akan ketemu lebih banyak orang lintas negara. Dan yang jelas besok ada Gala Dinner di Hotel Ritz Carlton. Kata teman saya, “Siapkan baju terbaik”.

Satu yang dapat hari ini: “New friends, new experiences”. Makanya banyak-banyak bersilaturahmi.

image

Photo By Annisa Reswara

“Jakarta, be nice to me ya..”