Jika Ternyata


Jika tenyata kita punya teman sekantor yang hobinya cuma dandan, ribet sekali dengan bagaimana penampilannya, namun sayangnya tidak peduli dengan sekitar. Ya sudah, tidak mengapa, mungkin memang hanya sampai disitu kemampuannya.

Jika ternyata kita punya rekan kerja yang tiba-tiba menelikung dari belakang, cepat dan sakit sekali. Ya sudah, tidak mengapa, mungkin memang hanya sampai disitu kemampuannya.

Jika ternyata kita punya atasan yang gampang sekali mengatakan hal-hal paling benar, membuat dia terlihat hebat sekali, namun ternyata bertolak belakang dengan apa yang dia lakukan. Ya sudah, tidak mengapa, mungkin memang hanya sampai disitu kemampuannya.

Jika ternyata kita pernah memiliki seseorang yang menghuni hampir seluruh hati, memberi janji atas mimpi-mimpi, seakan serupa jawab atas keresahan, namun ternyata dia ringan sekali pergi begitu saja, tanpa pesan, tanpa ucapan selamat tinggal. Ya sudah, tidak mengapa, mungkin memang hanya sampai disitu kemampuannya.

Jika ternyata ada hal-hal menyakitkan yang masuk kedalam bagian cerita hidup kita. Ya sudah, tidak mengapa. Itu hanya cara Allah menunjukkan rasa sayang Nya pada kita.

Ya sudah, ikhlaskan. Segala sesuatunya akan menjadi ringan. Setelahnya Allah akan mengganti dengan kebahagiaan-kebahagiaan.

Demikian…

 

Link Photo

Genggam Erat Dalam Hati


version-baf67fe95d98eb0457f24c762a645e44_large-

Dimanapun itu kejujuran adalah hal terpenting, bagaimanapun situasinya kejujuran tetap menjadi hal terpenting, siapapun yang dihadapi, mau anak kecil, orang tua, kejujuran harus dilakukakan. Mau seburuk apapun situasinya, mau seperti apapun orang yang ada di depan kita, sikap jujur harus wajib dipertahankan. Karena hanya karena jujur, sikap itu bisa jadi menolong kita. Mungkin tidak sekarang, tapi suatu saat nanti.

Jika karena jujur kita kemudian menjadi orang yang dibenci, sementara mereka yang tidak jujur bisa mendapatkan banyak teman. Biar saja, yang penting kita sudah jujur. Jika karena jujur kemudian kita menjadi orang yang tidak punya, sementara mereka yang tidak jujur bisa mendapat segala macam harta benda. Biar saja, tetap genggam erat-erat sikap jujur itu. Jika karena jujur kemudian kita menjadi orang yang kalah, sementara mereka yang tidak jujur, berhasil menipu dan sebagainya kemudian bisa merasa puas karena menjadi pemenang, biar saja, bukan masalah yang penting sikap jujur masih tersimpan cantik di hati.

Dear, jika siapa saja tau betapa pentingnya menjadi jujur, betapa mulianya bersikap jujur, betapa cantik dan gantengnya orang-orang yang mau jujur, pasti menyenangkan sekali hidup ini. Meski ada kalimat “Jujur itu menyakitkan” tapi bukankah yang penting itu sudah jujur. Tentu ada cara menyampaikan agar kejujuran itu tidak terlalu menyakitkan. Dan meski sudah disampaikan dengan hati-hati tapi tetap menyakitkan, kejujuran tetap baik adanya. Kata Darwis Tere Liye, rasa sakit dalam hati hanyalah sementara, pemahaman yang baik tentang rasa sakit itulah yang abadi.

Maksudnya adalah belajar memahami, mengerti, memaafkan, dan menerima. Jika memang sebuah kejujuran itu menyakitkan, maka kebohongannya pasti akan lebih menyakitkan lagi. Kejujuran adalah sikap yang baik, maka akan membawa kebaikan-kebaikan lain datang dengan sendirinya.

Semoga Allah selalu menjadikan kita orang-orang jujur dan mendekatkan kita dengan orang-orang yang jujur dan baik.

Amin.

Dan melalui posting ini, saya cuma mau ngomong; seburuk apapun tempat kerja kita saat ini, sikap jujur tetap penting dipegang teguh. Bukan soal kepuasan, bukan soal pembalasan, bukan soal memperlihatkan siapa yang paling pintar, tapi soal hati yang baik, hati yang ikhlas, hati yang cantik.

Semoga dimengerti.

Setelah Hari Ini Semua Tak Akan Sama


Harusnya hari ini tidak ada. Tak ada perasaan semenyesal ini sebelumnya. Kecewa bercampur sesal, ah apalah jadinya. Kacau balau. Harusnya tak pergi kesana, atau mungkin tak pernah bertemu dengan dia, itu lebih baik.

Hari ini memang berbeda, tidak spesial, hanya berbeda. Pergi ke tempat yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya, tempat yang disana bisa kalian lihat muda-mudi berpasangan saling bercanda, mesra sekali. Ahh, itu bagian buruknya, tak usah digubris, dan ingat jangan ditiru. Continue reading