Menulis Tentangmu


Sepagi ini aku sudah mengingatmu. Mungkin aku rindu, dan menulis tentang kamu adalah cara terbaik menyampaikannya, selain menyebut namamu dalam tiap doaku…

Sayang…
Entah sudah kali keberapa setiap aku membuka mata di pagi buta, namamu yang pertama terbersit dalam pikiranku..
Mengingat senyummu membahagiakan hariku…
Mengingat suaramu menentramkan jiwaku…

Kata orang, bahagia adalah jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama ketika pagi membuka mata…
Artinya aku kini sedang bahagia…

Aku harap ini bukan cinta yang terlalu, karena aku tidak ingin menggenggammu, aku ingin kita saling menggenggam kemudian berjalan beriringan menuju masa depan…

Sayang..
Doakan aku kelak bisa menjadi pendamping yang baik untukmu…
Menjadi pendamping yang bisa menyejukkan hati dan menentramkan jiwamu…
Pendamping yang selalu mewarnai hari-harimu…
Pendamping yang bisa bersama ke Jannah menemanimu..

Sayang…
Ajari aku menjadi lebih baik mulai saat ini..
Ajari aku apa-apa yang tidak kumengerti..
Ajari aku menjadi lebih dewasa lagi…

Karena sejatinya cinta tentang saling peduli, menghargai, dan mengerti…

Ajari aku, Sayangku…

Aku selalu berharap bisa menjadi yang terbaik untukmu, kini, hingga kita tua nanti, dan sampai salah satu dari kita mati…

Sayang…
Karena kamu yang pertama, maka jadilah yang terakhir untukku…

Semoga Sang Maha Pengasih meridhoi niat baik yang tersimpan dalam hati, dan teruntai dalam doa di sujud-sujud panjang…

Posted from WordPress for Android

Maka Semoga


Karena hari baru berarti harapan dan kesempatan baru yang tetap bermuara pada Sang Pemilik rencana.

Maka semoga…

Besok Langit memberi jawab atas doa-doa yang tak bosan diucapkan, berpilin cantik menggantung ditiap saputan awan..

Maka semoga…

Besok semua harap yang tersimpan rapi, terwujud nyata atas ridho Ilahi…

Maka semoga…

Allah selalu melimpahkan kasih sayangNya pada hamba-hamba yang selalu ingin dekat denganNya..

Eh, bukankah selama ini Allah memang selalu melimpahkan kasih sayang pada semua makhlukNya. Tak peduli sekecil atau sejahat apapun kita, tidak peduli selalai dan securang apapun kita padaNya…

Bukankah Allah tetap memberikan kasih sayangNya dari tetes embun pagi, udara yang kita hirup, makanan yang kita makan, serta bahagia yang kita rasakan, Oh Dear… bahkan dalam tangis sedih kita pun masih ada kasih sayang Allah..

Kalian tau? Ketika seorang hamba mendekatinya dengan berjalan, maka Allah akan berlari mendekat pada kalian…

Betapa Allah sayang…

Maka semoga…

Besok, doa-doa menemukan jawabnya, harap memiliki ujung bahagianya..

Aamiin

Posted from WordPress for Android

Seperti Pagi


Seperti pagi yang baru..
Mungkin kemarin ada harap yang tertinggal, semoga hari ini semua harap menemukan jawabnya…

Seperti pagi yang menawarkan kesejukan…
Katanya hari baru adalah harapan baru, maka semoga selalu ada harap ditiap terbitnya mentari yang sekaligus menjanjikan kehangatan…

Seperti pagi mengantarkan embun yang menggantung dipucuk-pucuk daun..
Ada doa-doa yang terlantun, berpilin indah ke atas..
Dan semoga Langit berkata iya..

Seperti pagi yang memulai hari dengan hangat mentari..
Semoga hari ini benar-benar ada jawab yang menyambut hangat doa-doa yang tersimpan…

Selamat pagi…

Posted from WordPress for Android