Jika Bukan Kamu


Jika bukan kamu, saya nggak tau akan menghadapi hari-hari ini seperti apa. Apakah sama bahagianya dengan saat ini, apakah sama romantisnya seperti saat ini.

Jika bukan kamu, saya nggak tau apa akan ada lagi orang sesabar, selembut, dan sebaik kamu. Mengerti, mencintai, dan selalu menyayangi.

Jika bukan kamu, saya nggak tau siapa lagi yang bisa membuatkan sepiring nasi goreng selezat itu. Dengan sabar mengajariku membuat ayam krispi dengan bumbu yang merasuk ke dalam setiap gigitannya.

Jika bukan kamu, saya nggak tau siapa lagi yang dengan rela dibangunkan tengah malam, mengantar saya ke kamar mandi, mengambilkan saya segelas air putih ditengah kantuk yang dasyat hanya untuk meringankan sakit tenggorokkan saya.

Jika bukan kamu, saya nggak tau siapa lagi yang akan memanggil ‘sayang’ setiap hari. Siapa lagi yang akan bercerita sedekat ini.

Beruntung Tuhan mempertemukan saya dan kamu, mentakdirkannya menjadi ‘kita’, menjodohkan Ratri & Khoirul, menuliskan kita dalam satu KK dengan status kamu suamiku dan saya istrimu, kemudian dibawahnya tertulis nama-nama anak-anak kita yang lucu.

Saya bersyukur, setelah ini akan ada Junior Khoirul yang melengkapi hari-hari bahagia dengan sempurna.

Terima kasih, suamiku. Jika bukan kamu, mungkin saya tidak akan sebahagia ini menjalani hari.

Ada Apa Dengan Cinta – Mini Drama


Well, baiklah akhirnya saya tau. Setelah penasaran kenapa di timeline path banyak banget yang posting soal AADC, tiba-tiba banyak yang ngedengerin lagu-lagu AADC, akhirnya saya tau. Barusan saya nonton via youtube.

Jadi Line bikin mini drama dari film paling keren sepanjang masa Ada Apa Dengan Cinta. After 12 years, setelah Rangga pergi ke New York dan sekian lama tidak bertemu dengan Cinta, akhirnya mereka bertemu kembali.

Ahh ya, sebenarnya ini adalah iklan yang bermaksud menyampaikan bahwa Line bisa menyatukan kembali 2 orang yang lama berpisah. Menyambung kembali silaturahmi yang lama telah terputus. Dengan Line semua teratasi.

Line memang pinter banget. Memainkan emosi penontonnya. AADC tentu film yang sangat fenomenal. Film yang tidak ada bosannya untuk ditonton, apalagi dulu AADC termasuk film yang banyak penontonnya. Film yang membuat siapa saja bisa mendadak puitis romantis. Jadi dengan membuat mini drama AADC itu artinya sama dengan membangkitkan kenangan lama. Berjuta penonton AADC tentu akan larut dalam kenangan, dan karena banyak yang pemasaran kemungkinan mereka bisa jadi langsung install aplikasi Line dismart phone masing-masing biar bisa memiliki moment seperti Rangga dan Cinta. Atau at least, jadi banyak yang searching mini drama tersebut, dan mereka jadi tau bahwa dengan Line kita bisa menemukan orang-orang dimasa lalu based on sekolahnya. Dan Line makin populer.

Siapa pula yang bisa menolak sebuah kenangan. Sebenci apapun kita dengan kenangan, setidaknya ketika kenangan itu diceritakan kembali, pasti ada antusiasme tersendiri. Meski kemudian tidak ingin mengingatnya lagi. Apalagi kenangannya semanis AADC.

Lebih-lebih, Dian Satro dan Nicholas Saputra akting sama bagusnya seperti dulu. Rangga masih sama dinginnya dengan dulu, dan Cinta masih sama bimbangnya seperti SMA. Membuat siapa saja yang nonton Mini Drama ini jadi mengenang kenangannya sendiri-sendiri. Setelah ini pasti banyak yang berubah romantis.

Seperti puisi yang ada didalam Mini Drama ini. Mengenang dengan romantis…

Adalah Cinta yang mengubah jalannya waktu
Karena Cinta waktu terbagi dua
Denganmu dan rindu..
Untuk membalik masa

***
Detik tidak pernah melangkah mundur
tapi kertas putih itu selalu ada
Waktu tidak pernah berjalan mundur
Dan hari tidak pernah berulang

Tapi pagi selalu menawarkan cerita yang baru..

Untuk semua pertanyaan
Yang belum sempat terjawab

Semoga setelah ini, akan kepikiran untuk membuat film lanjutan Ada Apa Dengan Cinta Return. Hehe. Nah, bagi yang belum tau, ini dia Mini Drama Ada Apa Dengan Cinta 2014.