Full Mom Vs Working Mom

Saya ibu rumah tangga.. tapi menjudge ibu-ibu bekerja yang menitipkan anak pada neneknya adalah ibu yang mau enaknya sendiri saya rasa kurang tepat ya…

Menurut saya, semua ibu pasti ingin merawat anaknya sendiri, mungkin kalo bisa nih ya.. sambil kerja bisa ngramut anak. Tapi kalau ternyata ada sesuatu hal yang mungkin kita nggak tau dan membuat mereka terpaksa menitipkan anak pada orang-orang dekat seperti neneknya, bagaimana? kan kita cuma lihat dari satu sisi, bagaimana dengan sisi lainnya?

karena anak itu berharga, jadi ketika seorang ibu terpaksa bekerja, maka mereka memutuskan untuk menitipkan anaknya pada orang yang tepat dan tentu penuh kasih sayang. Kan kita nggak tau apa-apa yang sedang mereka perjuangkan.

Jadi, hargai keputusan mereka. Saya bukan membela, tapi menghargai apa yang dilakukan orang lain itu perlu. Kan kita juga pingin dihargai kan??

Intinya sih ya, semua itu keputusan masing-masing pihak. Yang full mom di rumah bisa ngramut anak, nggak usahlah memuji diri sendiri sudah menjadi ibu yang baik dan benar, kalo bahasa jawanya ngapik-ngapik awake dewe atau nggak usah juga menyalahkan para ibu bekerja, bersyukur saja bisa merawat anak dengan tangan lembut penuh hangat kasih sayang ibu. Dan bagi para working mom hargai juga para ibu rumah tangga dengan segala keputusannya.

Advertisements

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s