Teruslah Begitu, Dear..

Pernahkah kamu bertemu dengan seseorang seperti itu? Mungkin berlebihan, tapi bagi saya dia adalah laki-laki yang baik.

Pernahkah bertemu dengan seseorang yang ketika dia sedang naik motor, kemudian tiba-tiba ada orang menyeberang dan dengan sigap dia injak rem, kemudian ramah sekali mempersilahkan ibu itu menyeberang dulu?

Pernahkan bertemu dengan seseorang yang ketika dia sedang kesulitan mencari tempat parkir, dan langit sedang amat cerah cenderung panas. Kemudian seseorang itu tiba-tiba dengan lembut mengatakan “Bisa, Bu? Mari saya bantu”, ketika melihat dua orang ibu-ibu yang kesulitan mengeluarkan motornya. Senyumnya terkembang begitu tulusnya. Dan dengan cekatan dia segera membantu ibu-ibu tadi.

Pernah melihat yang seperti itu?

Oh ya, tentu. Itu adalah hal yang sederhana, biasa sekali malah. Tapi saking sederhananya hingga banyak orang melupakan.

Saya sering melihat orang-orang yang lebih memilih menekan klakson kencang-kencang, tidak menghiraukan mereka yang sedang menyeberang. Atau saya lebih sering mendapati orang-orang yang memilih cari tempat parkir lain, sambil bergumam sebal, dari pada membantu orang ketika kesulitan ditempat parkiran. Toh ada tukang parkir, untuk apa repot sekali mengurusi orang lain?

Hei… tapi laki-laki ini berbeda.

Ini tentang peduli akan sekitar dan memudahkan. Lihat saja, akhir-akhir ini dunia rasanya semakin egois. Diri sendiri diutamakan, oranglain ditelantarkan. Bodo amat.

Hei, tapi dia laki-laki yang berbeda dengan yang aku kenal sebelum-sebelumnya.

Dia peduli dan lembut. Hatinya baik sekali. Tangannya ringan sekali membantu.

Bukankah memang seharusnya begitu? Mudahkanlah urusan oranglain, maka semoga Allah mempermudah urusanmu.

Bukankah memang begitu? Bahwa sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat.

Ya Rabb, jaga selalu laki-laki itu dimanapun dia berada, permudah urusannya, seperti dia memudahkan urusan oranglain.

Teruslah berbuat baik, hei kamu yang disana. Hatimu mulia sekali.  Saya senang melihatnya.

Posted from WordPress for Android

2 thoughts on “Teruslah Begitu, Dear..

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s