Porsi Masing-Masing

Setiap manusia dilahirkan dengan membawa suratannya masing-masing. Semua sudah pada porsi milik sendiri. Cukup. Tidak kurang, tidak lebih. Maka jika suatu hari kita bertemu dengan seseorang yang  bahagia tidak terkira, senyumnya bertebaran dimana-mana, bukan berarti cerita hidupnya selalu bahagia. Kita tidak pernah tau apa-apa yang pernah dia lalui untuk menjadi sebahagia hari ini. Pun kita juga tidak tau, apa yang ada dalam hatinya saat itu. Bisa jadi, dia termasuk orang-orang ikhlas, pandai sekali bersyukur dengan apa yang dia miliki, bukan sibuk menggurutu sana sini.

Hidup itu tentang menjalani takdir masing-masing, untuk dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan dihari akhir. Belajarlah mensyukuri nikmat-Nya. Karena bahagia terletak dihati. Bagaimana kita menerima dan mensyukuri hari kemarin, hari ini, dan esok hari.

 

*Tulisan ini intinya sama dengan posting saya yang berjudul “Pesan Dalam Secarik Kertas”. Saya tulis berkali-kali, sambil mengingatkan diri sendiri agar pandai mensyukuri.

4 thoughts on “Porsi Masing-Masing

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s