Cerita Negeri Ini

Aneh bagi saya, ketika seorang calon pemimpin meminta pemimpin dari daerah lain untuk mendompleng popularitasnya.

Rasanya baru kali ini, ada seorang pemimpin yang diminta untuk jadi juru kampanye. Mendompleng suara seorang calon pemimpin agar terpilih, lantaran mereka berasal dari partai politik yang sama. Kalau dirasa-rasa, rasanya sungguh aneh dan menggelitik.

Jadi begini, coba pikir, bukankah seorang calon pemimpin daerah benar-benar bisa jadi pemimpin jika dia disukai dan berpengaruh bagi warganya. Seseorang yang berpengaruh, artinya memiliki tempat sendiri dihati. Lhah, kalau dia minta seseorang yang populer untuk membuat dirinya populer, rasanya tidak pantas untuk dipilih.

Pernahkah dia berpikir? Bahwa sebenarnya hal itu membuktikan bahwa posisinya ada dibawah pemimpin lainnya. Tidak sama populernya. Tidak sama dipercayanya.

Lucu sekali. Bukankah menjadi pemimpin artinya dia siap dipercaya, siap bertindak, siap membuktikan bahwa dia bisa. Bukan numpang tenar kemudian mengatakan “Gue sama lho seperti pemimpin yang satu ini. Jadi pilih gue ya…”

Hehehe, dua saudara yang lahir dari rahim ibu yang sama saja, bisa berbeda sifat dan wataknya. Lha ini hanya dari satu parpol yang sama.

Sungguh lucu pemikiran orang-orang parpol jaman sekarang. Sungguh lucu sekali cerita negeri ini.

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s