Bahagia itu Sederhana

Okay, pagi ini  seperti biasa saya memulai pekerjaan saya dengan browsing portal-portal berita. Ceritanya, saya lagi kepo keadaan sekitar, pingin tau banget tentang kabar apa sih yang terjadi di luar sana. Di entah bumi lain di manalah itu. Dan *clinkkk, saya tertarik pada sebuah Photo News di portal yahoo. Judulnya “Biar Banjir, Tetap Tersenyum”.

Dan ya memang photo-photo di dalamnya menarik. Ada sekitar 22 photo news tentang banjir yang sedang melanda Jakarta. Hei, saya ikut tersenyum lho ketika lihat photo-photo itu, plus baca caption-nya yang menarik. Padahal biasanya, saya kasian sekali sama orang-orang Jakarta yang harus berbasah-basah ria terendam banjir. Saya membayangkan jika diri saya sendiri yang sedang mengalaminya, pasti bukan hal mudah buat saya. Harus mengungsi, meninggalkan rumah yang entah beberapa hari kedepan akan seperti apa bentuknya jika terus terendam banjir.

Kalian mau tau photo-photo nya? Okay deh saya kasih liat. By the way, photo-photo berikut asli saya ambil dari yahoo lho…

Image

“Ibu tangguh ini dengan santainya mampu membawa delapan tabung elpiji”

Image

“Ketika ditanya apakah dagangannya laku, bapak ini menjawab: “Alhamdulilah.””

Image

“Biar bukan Venice, Teluk Gong juga bisa romantis”

Image

“Wajah mereka tampak sangat menikmati mendayung”

Image

“Dua pria tampak santai menarik perahu”

Image

“Wusss..!”

Image

“Gerobak yang disulap jadi kendaraan”

Image

“Menjaga pabrik”

"“Perahu” paling nikmat"

““Perahu” paling nikmat”

10

“Penumpang perahu ini asyik mendengarkan musik”

11

“Tetap ceria bermain air”

12

“Kolam kecil buatan untuk anak-anak juga dipakai untuk transportasi”

13

“Sampan ini melaju dengan cepat mendahului perahu-perahu lain”

14

“Bathtub pun digunakan untuk transportasi”

15

“Polisi pun terpaksa menyewa jasa ojek untuk menembus banjir”

16

“Gaya tetap nomor satu”

17

“Keluarga yang sepertinya hendak mengungsi ini menembus banjir dengan menyewa jasa ojek “perahu””

18

“Ketika motor naik becak”

19

“Lima pria tampan yang semangat menembus banjir”

20

“Tak ada dayung, piring pun jadi”

21

“Beberapa pedagang masih tetap berjualan di Pasar Angkasa, Teluk Gong”

22

“Say “peace””

Saya salut sama Pak atau Mas Robin Hartanto, photographernya, yang berinisiatif untuk mengambil angel berbeda dari kebanyakan photo news yang ada selama ini. Ya at least, Pak atau Mas Robin Hartanto ini menunjukkan bahwa masih ada tawa ditengah bencana.

Dan kalau saya boleh menambahkan sedikit, bahwa dari setiap kejadian, mau menangis atau tertawa, mau bersedih atau gembira, keputusan itu sepenuhnya kita yang memilih, kita yang menentukan bagaimana kita akan menyikapinya. Karena sebenarnya, kalau kita mau menerima kejadian menyakitkan dengan rasa ikhlas, mau mengambil sisi baiknya dari pada sisi negatifnya, pasti akan selalu ada bahagia dari dalam hati. Karena bahagia itu sederhana.

Dan, taukah kalian? Saya semakin napsu aja untuk beli camera nikon yang saya idam-idamkan itu. Ada yang mau ngasih saya? hihihihi *gampar**

2 thoughts on “Bahagia itu Sederhana

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s