Kamu, Aku, dan Hujan

image

 

1
Hujan, seminggu ini menemani kamu dan aku. Membasahi cinta yang sempat mengering beberapa minggu lalu. Apa kau merasa juga? Atau hanya aku saja?

 

 

2
Semalam, lagi-lagi kamu dan aku diguyur hujan. Sepertinya hujan senang melihat kita bersama. Aku jadi berpikir, bagaimana kalau kita bersatu saja? Aku jadi istrimu dan kamu jadi suamiku.

 

 

3
Hujan semalam membuat kuyup jas hujan birumu, rambutmu, wajahmu. Tapi rasanya kamu lebih tampan dengan rambut basah begitu.

 

 

4
Sebenarnya aku senang sekali jika hujan menyentuh wajahmu. Karena setelah itu aku bisa membawakan handuk kering dan mengusapkannya diwajahmu. Kamu tau, setiap usapannya mengatakan, “aku sayang kamu.”

 

 

5
Ingat tidak setiap aku dan kamu berdua,  selalu ada hujan bersama kita. Aku pernah berpikir, mungkin salah satu dari kita adalah manusia hujan. Atau mungkin kita adalah dua manusia yang ditakdirkan menjadi satu karena hujan?

 

 

6
Aku jadi ingat hujan pertama bersamamu. Kamu aku tertawa, menikmati tiap rintiknya. Saat itu aku berharap ini adalah tanda, aku kamu adalah dua jiwa yang memang sudah dituliskan untuk bersama.

 

 

Posted from WordPress for Android

3 thoughts on “Kamu, Aku, dan Hujan

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s