Hujan dan Rindu itu, Kamu..

Hujan selalu berhasil menguarkan aroma rindu
Sempurna mengulang semua kenangan, tentangmu dan aku

Bulir-bulir air dari langit itu menyulap suasana dalam sekejab
Menelikung hati, merobek cerita lalu, tertinggal, dan kini kembali

Segala rasa tentangmu yang terendap di sudut hati menyeruakkan rasa
Memanggil cinta lama, yang harusnya sudah terlupa

Tahukah kau apa yang selalu kuinginkan saat seperti ini?
Ya, kehadiranmu di sisiku
Duduk disampingku, bersamaku, menghabiskan waktu
Merasakan dingin hujan, menciumi baunya yang khas akan rindu

Sayangnya hujan tak pernah benar-benar membawamu ke sisiku
Hanya bayangmu dalam pikirku
Apa hanya aku yang merinduimu?

Entahlah,
Mungkin saja rindu ini tak berbeda dengan cintaku padamu
Yang tak pernah berbalas
Namun juga tak berakhir

Seperti hujan,
Yang tak pernah berhenti menggenang rindu
Padamu…

*Puisi kolaborasi dengan Nadian Maulana. Ahh, sudah lama tidak menulis puisi bersama sahabatku yang satu ini. Selamat membaca…

2 thoughts on “Hujan dan Rindu itu, Kamu..

  1. makasiih mbak-mbak cantik udah membantu menggambarkan potongan-potongan puzzle buah pikiran dan perasaan yang bergejolak karena hujan tetapi tertahan oleh realita yang bertolak belakang dengan ekspektasi masa lalu. #eaaaa😀

    Like

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s